DAD Kaltim Tegaskan NKRI Harga Mati, Kapolda Siap Perkuat Jembatan Komunikasi

oleh -19 Dilihat
oleh
banner 468x60

SAMARINDA — Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Timur melakukan audiensi dengan Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., CFE, M.H., di Ruang Kerja Kapolda Kaltim, Rabu (19/8/2026).

Audiensi tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi antara kepolisian, tokoh adat, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kondusivitas Kalimantan Timur.

banner 336x280

Dalam pertemuan itu, Ketua DAD Kaltim H. Viktor Yuan menegaskan bahwa DAD Kaltim tidak pernah membahas maupun mendorong adanya pemisahan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“DAD Kaltim menegaskan tidak pernah membahas atau mendorong pemisahan diri dari NKRI. Bendera Borneo Raya bukan merupakan keputusan atau representasi DAD Kaltim,” tegas H. Viktor Yuan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang beredar di media, khususnya informasi yang berpotensi menyudutkan kelompok tertentu dan memicu gangguan keamanan.

“DAD terus mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi narasi media yang menyudutkan dan tidak melakukan aksi yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” ujarnya.

Selain isu kebangsaan dan kamtibmas, DAD Kaltim turut menyampaikan persoalan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Kaltim. Menurut H. Viktor Yuan, komunikasi dengan Gubernur Kaltim dinilai belum berjalan optimal, termasuk sejumlah permohonan audiensi yang belum memperoleh respons.

Untuk itu, DAD Kaltim berharap Kapolda Kaltim dapat berperan sebagai jembatan komunikasi antara DAD dan Pemerintah Provinsi Kaltim sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan melalui jalur dialog dan musyawarah.

Di sisi lain, DAD Kaltim menyampaikan apresiasi terhadap hubungan baik yang selama ini terjalin dengan Polda Kaltim, baik pada masa kepemimpinan Kapolda sebelumnya maupun hingga saat ini.

DAD Kaltim juga menyatakan dukungan terhadap langkah Polda Kaltim dalam menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.

“Kami mengapresiasi upaya Polda Kaltim dalam menjaga kondusivitas daerah. Kami mengajak seluruh pihak mengedepankan dialog, mediasi, dan komunikasi dalam penyelesaian setiap persoalan,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran DAD Kaltim dalam kegiatan audiensi yang disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat “Sabuk Kamtibmas”.

“Terima kasih atas kehadiran dalam kegiatan Sabuk Kamtibmas. Polda Kaltim berkomitmen menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat,” kata Endar.

Kapolda juga menyoroti besarnya pengaruh media sosial dalam membentuk opini publik. Menurutnya, masyarakat perlu lebih kritis dalam menyikapi setiap informasi yang beredar di ruang digital.

“Media sosial sangat berpengaruh dalam menggiring opini masyarakat. Konten dapat menjadi komoditas bisnis dan tidak selalu mencerminkan kebenaran,” jelasnya.

Endar mengatakan Polda Kaltim terus melakukan edukasi, monitoring, dan mitigasi terhadap narasi negatif maupun informasi yang tidak benar guna mencegah berkembangnya isu yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Masyarakat diimbau tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Mari bersama menjaga persatuan, NKRI, dan kondusivitas Kalimantan Timur,” pungkasnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Dirreskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Jamaluddin Farti, S.I.K., M.Hum., serta Kasubdit Sosbud Dit Intelkam Polda Kaltim AKBP Temmy Toni, S.I.K.

Sementara dari DAD Kaltim hadir Ketua DAD Kaltim H. Viktor Yuan, Anita Widyaningrum, Syabilla Yuan, Wakil Ketua DAD Kaltim Erika Siluq, Sekretaris DAD Kaltim Hendrik Tandoh, Bendahara DAD Kaltim Hermanto Cigot, serta Ketua DAD Kota Balikpapan Dr. Abriantinus, S.H., M.A.

Pertemuan ini menegaskan pentingnya membangun komunikasi lintas elemen sebagai langkah bersama dalam mencegah kesalahpahaman, meredam provokasi, serta menjaga persatuan dan keamanan di Kalimantan Timur.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.