Aliansi AKAL SEHAT Sampaikan Tiga Tuntutan dalam Aksi di Kejati Kaltim

oleh -49 Dilihat
oleh
banner 468x60

Samarinda – Kelompok AKAL SEHAT (Aliansi Rakyat Kaltim Sejahtera Anti Tipikor) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur, Selasa (28/7/2026) sore. Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan aspirasi agar penegakan hukum dilakukan secara adil, transparan, profesional, dan tanpa tebang pilih.

Dengan membawa spanduk dan poster berisi berbagai tuntutan, para peserta aksi secara bergantian menyampaikan orasi di depan pintu masuk Kantor Kejati Kaltim. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan.

banner 336x280

Koordinator Lapangan AKAL SEHAT, Andro Parades, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang menginginkan supremasi hukum ditegakkan secara konsisten terhadap setiap warga negara tanpa pengecualian.

“Hari ini kami hadir untuk menyuarakan aspirasi masyarakat yang menginginkan tegaknya keadilan dan supremasi hukum. Tidak boleh ada pihak yang kebal hukum, dan tidak boleh ada perlakuan yang berbeda di hadapan hukum,” ujar Andro dalam orasinya.

Selain itu, massa meminta agar dugaan kematian Sutrimo, yang diketahui merupakan Kepala Rumah Tangga di rumah dinas mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), diusut secara menyeluruh, profesional, dan transparan apabila ditemukan unsur pidana sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Apabila terdapat dugaan tindak pidana atau pelanggaran hukum, maka prosesnya harus dilakukan secara terbuka sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” lanjutnya.

AKAL SEHAT juga mempertanyakan dugaan adanya perlakuan yang tidak setara dalam penanganan perkara yang dikaitkan dengan mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah. Menurut mereka, penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten tanpa adanya perlakuan istimewa terhadap pihak mana pun.

“Penegakan hukum harus dilaksanakan secara adil, konsisten, dan tanpa tebang pilih. Kami meminta Kejaksaan bertindak profesional, independen, dan berani menegakkan hukum, jangan sampai ada pihak yang dilindungi oleh oknum di internalnya sendiri,” tegas Andro.

Menanggapi aksi tersebut, perwakilan Kejati Kalimantan Timur menemui massa untuk menerima aspirasi. Hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Pemulihan Aset Muchsin, Asisten Pengawasan Heru Widjatmiko, Kasi I Bidang Intelijen Suhardi, serta Kasi III Bidang Intelijen Alfano Arif Hartono.

Mewakili Kejati Kaltim, Kasi I Bidang Intelijen Suhardi menyampaikan bahwa pihaknya menerima seluruh aspirasi yang disampaikan para demonstran. Namun, ia menjelaskan bahwa substansi tuntutan tersebut berada dalam kewenangan Kejaksaan Agung.

“Kami sepakat dengan aspirasi yang telah disampaikan oleh rekan-rekan pada hari ini. Namun, kami tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan terkait tuntutan tersebut,” ujar Suhardi.

Ia memastikan seluruh aspirasi yang diterima akan diteruskan kepada pimpinan di Kejaksaan Agung sebagai bahan perhatian dan tindak lanjut sesuai kewenangan.

“Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami teruskan dan sampaikan kepada Kejaksaan Agung untuk menjadi perhatian dan tindak lanjut sesuai kewenangannya,” katanya.

Dalam aksi tersebut, AKAL SEHAT menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni meminta pengusutan secara tuntas terhadap dugaan kematian Sutrimo, meminta penegakan hukum dilakukan secara adil tanpa tebang pilih dalam setiap perkara, serta mendorong agar seluruh proses hukum dilaksanakan secara transparan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Aksi berakhir dalam keadaan aman dan tertib setelah perwakilan Kejati Kaltim menerima aspirasi massa dan berkomitmen meneruskannya kepada Kejaksaan Agung sesuai mekanisme yang berlaku.

Jika diinginkan, saya juga dapat membuat 10 judul berita, versi yang lebih tajam untuk media online, atau narasi yang lebih netral dengan penekanan pada prinsip praduga tak bersalah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.