DAD Kaltim Soroti Kericuhan Tabang, Viktor Yuan Percayakan Penanganan kepada Polisi

oleh -82 Dilihat
oleh
banner 468x60

KUTAI KARTANEGARA — Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Timur, H. Viktor Yuan, S.H., M.H., menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban penganiayaan yang terjadi di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Pernyataan tersebut disampaikan Viktor menyusul kericuhan yang terjadi di Desa Bilah Talang, Kecamatan Tabang. Peristiwa itu kemudian berujung pada aksi perusakan dan pembakaran sejumlah rumah.

banner 336x280

“Saya H. Viktor Yuan, S.H., M.H., selaku Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Timur menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga besar yang menjadi korban penganiayaan yang terjadi di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Viktor.

Selain menyampaikan belasungkawa, Viktor mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas di wilayah Tabang, termasuk dalam kehidupan sosial, budaya, maupun keagamaan.

“Sembari menyampaikan rasa duka yang mendalam, kami juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan kondusivitas sosial, budaya, serta agama,” katanya.

Viktor juga meminta seluruh tokoh masyarakat di Kecamatan Tabang untuk memperkuat tali persaudaraan serta menghindari berbagai tindakan yang berpotensi memicu konflik lanjutan.

“Kepada semua tokoh yang ada di Kecamatan Tabang agar selalu menjaga tali persaudaraan, menghindari konflik, agar tidak terjadi konflik yang lebih meluas lagi,” tegasnya.

Menurut Viktor, seluruh persoalan yang berkaitan dengan hukum hendaknya dipercayakan kepada aparat penegak hukum agar dapat diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Percayakan seluruh permasalahan hukum kepada Kapolres Kutai Kartanegara untuk menyelesaikan permasalahan ini, sehingga tidak meluas sampai ke hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Ia juga menyatakan kepercayaannya kepada jajaran Polri, baik Polres Kutai Kartanegara maupun Polda Kalimantan Timur, untuk menangani perkara tersebut secara profesional dan bijaksana.

“Kami percaya kepada Polri, dari Polres dan Polda, bisa menyelesaikan ini dengan baik dan bijak serta menangkap semua pelaku yang melakukan penganiayaan sehingga mengakibatkan adanya korban meninggal dunia. Proses secara hukum yang berlaku,” ungkap Viktor.

Berawal dari Dugaan Pengeroyokan

Sebelumnya, situasi di Desa Bilah Talang, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, memanas setelah terjadi insiden yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka.

Camat Tabang, Asmi Riyandi Elvander, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (6/8/2026) malam sekitar pukul 22.00 Wita.

Pada awalnya, kejadian tersebut diduga sebagai kecelakaan. Namun, setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), muncul dugaan adanya pengeroyokan atau perkelahian.

“Dalam kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia. Sementara satu orang lainnya mengalami luka dan kemudian menjalani perawatan,” kata Elvander saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Elvander, informasi awal yang beredar menyebutkan terdapat sekitar 20 orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Namun, jumlah tersebut belum dapat dipastikan lantaran proses penyelidikan masih berlangsung.

“Sekarang ini proses penyelidikan oleh Polsek Tabang masih berjalan,” terangnya.

Di tengah situasi tersebut, Viktor mengajak seluruh masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan elemen lainnya untuk menahan diri serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dan tidak berkembang menjadi konflik sosial yang lebih luas.

DAD Kalimantan Timur juga mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan persaudaraan, menjaga keamanan bersama, serta memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk mengusut perkara tersebut secara profesional dan sesuai ketentuan hukum.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.