Di Tengah Keprihatinan, Supardi Baatz Serukan Tabang Tetap Aman dan Kondusif

oleh -70 Dilihat
oleh
banner 468x60

KUTAI KARTANEGARA — Sdr. Supardi Baatz selaku koordinator lapangan (korlap) aksi pada 8 Agustus 2026, yang juga Kepala Desa Kampung Baru, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh masyarakat adat Dayak di Kecamatan Tabang.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah suasana duka dan keprihatinan masyarakat atas terjadinya kasus kematian yang menjadi perhatian warga di wilayah tersebut.

banner 336x280

Supardi mengatakan, perjuangan masyarakat dalam menyikapi kasus tersebut bukan semata-mata untuk kepentingan satu orang maupun satu keluarga. Menurutnya, perjuangan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan setiap nyawa memiliki nilai, setiap keluarga mendapatkan kebenaran, serta setiap masyarakat memperoleh keadilan melalui proses hukum.

“Perjuangan ini bukan semata-mata tentang satu orang atau satu keluarga. Ini adalah perjuangan untuk memastikan bahwa setiap nyawa memiliki nilai, setiap keluarga berhak mendapatkan kebenaran, dan setiap masyarakat berhak mendapatkan keadilan,” ujar Supardi.

Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kapolres Kutai Kartanegara beserta seluruh jajaran kepolisian yang telah mengambil langkah dalam menangani perkara tersebut, termasuk menyampaikan perkembangan penanganan melalui konferensi pers terkait para terduga pelaku pengeroyokan.

Supardi berharap proses penanganan perkara dapat dilakukan secara profesional, transparan, objektif, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Dengan demikian, seluruh fakta dalam perkara tersebut dapat terungkap secara terang dan keluarga korban memperoleh kepastian hukum serta rasa keadilan.

Di tengah situasi tersebut, Supardi juga mengajak seluruh masyarakat adat Dayak di Kecamatan Tabang untuk tetap bersatu, tenang, dan bermartabat. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut hendaknya tidak dikaitkan dengan isu agama maupun identitas kelompok, melainkan disikapi sebagai persoalan kriminal yang harus diselesaikan melalui mekanisme hukum.

“Jangan biarkan perjuangan untuk mencari keadilan menjadi perpecahan. Jangan biarkan rasa marah menghilangkan akal sehat. Mari kita kawal proses ini bersama-sama dengan cara yang damai, tetap tegas dalam menuntut kebenaran dan keadilan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun, di sisi lain, masyarakat juga berharap proses tersebut benar-benar mampu memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi keluarga korban serta masyarakat.

“Kami menghormati hukum, tetapi kami juga berharap hukum benar-benar memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Supardi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat adat, tokoh adat, pemuda adat, keluarga korban, serta masyarakat Kecamatan Tabang yang telah menunjukkan keberanian, persatuan, dan kepedulian dalam mengawal kasus tersebut.

Ia berharap semangat kebersamaan tetap terjaga dan seluruh pihak dapat mengedepankan ketenangan serta persatuan selama proses hukum berlangsung.

“Kepada seluruh masyarakat adat, para tokoh adat, pemuda adat, keluarga korban, dan masyarakat Kecamatan Tabang yang telah berjuang atas kasus ini, kami ucapkan terima kasih atas keberanian, persatuan, kepedulian, dan kebersamaan dalam memperjuangkan keadilan,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.