Pdt. Y. A. Traksin: Berduka Bersama, Keadilan Dipercayakan kepada Hukum

oleh -30 Dilihat
oleh
banner 468x60

KUTAI KARTANEGARA — Tokoh agama Kalimantan Timur, Pdt. Y. A. Traksin, SE, S.PdK, menyampaikan ucapan dukacita dan keprihatinan mendalam atas peristiwa pembunuhan dan pengeroyokan yang terjadi di Desa Baru, Kecamatan Tabang.

Pdt. Y. A. Traksin turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang tengah menghadapi musibah. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, penghiburan, serta ketenangan dalam menghadapi situasi tersebut.

banner 336x280

“Kami menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa yang terjadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, penghiburan, dan ketenangan,” ujar Pdt. Y. A. Traksin.

Ia juga mendoakan seluruh korban dan masyarakat yang terdampak agar mendapatkan pertolongan serta pemulihan. Menurutnya, suasana duka harus dihadapi dengan kepala dingin dan tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan tindakan yang justru memperkeruh keadaan.

Pdt. Y. A. Traksin mengimbau masyarakat, khususnya warga Desa Baru dan Kecamatan Tabang, untuk menahan diri serta tidak melakukan tindakan balasan maupun main hakim sendiri.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Penyebaran foto, video, maupun informasi yang berpotensi memicu kemarahan dan konflik juga diminta untuk dihentikan.

“Jangan sampai peristiwa ini menimbulkan konflik yang lebih luas dan semakin merugikan masyarakat. Mari kita serahkan proses penanganan dan penegakan hukum kepada pihak yang berwenang,” tegasnya.

Menurutnya, keamanan, ketertiban, persaudaraan, dan kerukunan harus tetap menjadi perhatian bersama. Seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menjaga suasana tetap aman dan kondusif sembari menunggu proses hukum berjalan.

Pdt. Y. A. Traksin mengajak masyarakat menjadikan peristiwa tersebut sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kepedulian antarsesama, bukan memperbesar permusuhan.

“Kalimantan Timur adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga agar tetap aman, damai, rukun, dan kondusif,” katanya.

Ia menegaskan bahwa rasa duka atas jatuhnya korban merupakan keprihatinan bersama, sementara penyelesaian perkara dan keadilan hendaknya dipercayakan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Berduka kita rasakan bersama. Keadilan kita percayakan kepada hukum. Kedamaian kita jaga bersama,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Pdt. Y. A. Traksin kembali menyampaikan dukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban serta berharap Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.